Berikut Perbedaan Peer-to-peer Lending dan Crowdfunding yang Harus Diketahui

Terdapat beberapa cara untuk mendapatkan pendanaan dalam pengembangan bisnis. Misalnya pinjaman ke koperasi, bank, menjual aset, peer to peer lending dan crowdfunding. Tiga cara pertama mendapat modal usaha pasti sudah dikenal baik oleh banyak orang. Namun peer to peer lending dan crowdfunding masih belum umum dalam kamus bisnis masyarakat awam. Artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai kedua hal terebut untuk mengetahui perbedaan peer-to-peer lending dan crowdfunding agar pembaca dapat menjadi investor maupun penerima dana.

Pengertian

Berdasarkan pengertiannya, kedua hal ini dapat dibedakan dengan jelas. Berikut adalah penjelasan mengenai kedua jenis pendanaan ini:

  • Peer to Peer Lending = Pinjaman

Peer to peer lending, atau peminjaman dari ujung ke ujung atau peminjaman dari satu orang ke orang lain. Pinjaman ini kemudian dijembatani oleh sebuah lembaga P2P yang dapat ditemui di dunia maya. P2P online akan menjadi jalan penghubung untuk pengusaha yang butuh modal, dengan orang yang memiliki uang lebih dan ingin diinvestasikan dalam bentuk pinjaman.

Jadi, sistem peer to peer lending (P2P lending) hampir sama dengan pinjam uang di bank atau koperasi. Bedanya adalah, pihak yang mendanai merupakan seorang investor, dan tidak harus mewakili lembaga tertentu. Misalnya seorang dokter, PNS, TNI atau bahkan karyawan bisa menjadi investor P2P Lending. Bahkan dengan platform ini investor dapat melakukan investasi mulai 100 ribu. Menarik bukan?

  • Crowdfunding = Pendanaan Bersama

Sedangkan crowdfunding, adalah sebuah sistem penggalangan dana untuk perusahaan atau proyek perorangan. Terdapat beberapa jenis crowdfunding, misalnya donation, reward based, dan equity crowdfunding. Equity crowdfunding bisa dijadikan sumber penghasilan tambahan, karena sistem pendanaan dapat berupa penjualan saham . Penjualan saham kepada orang lain dilakukan melalui penyelenggara crowdfunding yang juga berbasis online dan cukup dengan investasi 100 ribu.

Investor equity crowdfunding Indonesia, harus memenuhi beberapa syarat sesuai dengan peraturan dari OJK. Misalnya, investor yang berpenghasilan di bawah 500 juta rupiah pertahun, dapat memberikan dana maksimal 5% dari jumlah gaji pertahun.

Sedangkan yang memiliki penghasilan diatas 500 juta pertahun dapat memberi dana 10% dari gajinya. Misalnya seorang pengusaha memiliki gaji bulanan sebesar 20 juta rupiah, maka gaji pertahunnya adalah 480 juta rupiah. Dana maksimal yang bisa di investasikan adalah sebesar 24 juta rupiah.

Pilihan crowdfunding yang lebih sederhana yaitu donation crowdfunding, merupakan program donasi dimana pendana, murni memberikan uang sebagai dukungan pada sebuah proyek atau bisnis baru. Kemudian reward based crowdfunding berarti pendana akan mendapatkan hadiah yang dijanjikan oleh pihak yang didanai. Misalnya berupa sampel produk atau hadiah lainnya.

Cara Kerja

Perbedaan Peer-to-Peer Lending dan Crowdfunding yang mencolok adalah P2P bersifat meminjamkan uang, sedangkan crowdfunding berarti menjual saham. P2P mengharuskan peminjam untuk mengangsur selama waktu yang ditentukan.

 

Angsuran ini juga ditambah dengan bagi hasil yang akan menguntungkan pendana. Jadi pada dasarnya peer to peer lending merupakan salah satu bentuk mitra dalam usaha.

Sedangkan crowdfunding tidak perlu membayar angsuran, namun bisa memberikan reward kepada penyokong dana atau pembeli saham perusahaan. Bahkan ada pula crowdfunding yang bersifat donasi, sehingga pebisnis yang mendapatkan bantuan dana tidak perlu mengembalikan sepeser uangpun pada donatur.

Cara Menjadi Investor

Crowdfunding yang bersifat donasi, tidak memberikan syarat yang berat pada pendana atau investor. Pendana cukup membuat akun di website crowrfunding yang dipilih, kemudian memilih bisnis atau proyek apa yang ingin didanai. Setelah itu, investor dapat langsung mengirimkan uang melalui website crowdfunding.

Berbeda dengan crowdfunding donasi, equity crowdfunding seringkali dijadikan cara untuk berinvestasi dengan menjual saham. Pendana harus membeli saham dari perusahaan yang membutuhkan dana, kemudian secara otomatis pendana akan menjadi salah satu pemilik saham perusahaan dan berhak atas keuntungan yang didapatkan. Jadi, akan terjadi bagi hasil dari uang yang digunakan untuk membeli saham tersebut.

Nah, perbedaan peer-to-peer lending dan crowdfunding dari segi syarat menjadi pendana adalah, investor P2P hanya perlu mendaftar di website, kemudian memilih penawaran dari pihak peminjam. Ketika dana yang dipinjamkan disetujui, maka pendana akan mendapatkan rincian berapa besar jasa atau bagi hasil yang akan diberikan oleh peminjam dalam jangka waktu tertentu (mingguan atau bulanan).

Perbedaan Peer-to-Peer Lending dan Crowdfunding di atas telah memberikan gambaran bahwa ada kemungkinan melakukan investasi dengan 2 cara. Cara tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sesuaikan pilihan dengan keadaan keuangan dan kondisi pribadi jika ingin menjadi investor atau menanamkan dana secara online. Jika perlu konsultasikan lebih dahulu dengan pihak website penyedia layanan P2P lending dan crowdfunding, agar lebih mantap dalam mengambil keputusan.

Related Posts

jasa pembuatan PT murah

Cara Mendirikan Badan Usaha CV Dan PT

Mendirikan badan usaha adalah langkah penting dalam mewujudkan mimpi menjadi seorang pengusaha. Dua jenis badan usaha yang umum dipilih di Indonesia adalah CV (Commanditaire Vennootschap) dan PT…

KTT ASEAN 2023 JAKARTA

Mengungkap Keajaiban Indonesia Melalui KTT ASEAN

Indonesia kembali menjadi tuan rumah ajang internasional yang prestisius, yaitu Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN atau KTT ASEAN. Dalam tahun 2023, Jakarta akan menjadi pusat perhatian dunia ketika…

aplikasi investasi terpercaya

Alasan Most by Mandiri Sekuritas Jadi Aplikasi Investasi Terpercaya

Investasi telah menjadi salah satu cara yang populer untuk mengembangkan kekayaan dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Dalam era digital ini, banyak aplikasi investasi yang beredar, tetapi…

jasa tambah follower TikTok

Yuk Ketahui Kelebihan Menggunakan Jasa Tambah Follower TikTok di Rajakomen

TikTok telah menjadi platform media sosial yang sangat populer di kalangan pengguna internet saat ini. Dengan jutaan pengguna aktif setiap harinya, TikTok menawarkan potensi besar untuk mendapatkan…

Tip Memilih Kalung Berlian Cantik untuk Remaja

Memiliki kalung berlian cantik dapat memberikan nilai sentimental dan juga memancarkan kepercayaan diri dan prestise pada remaja. Sebagai hadiah atau hadiah dari orangtua, kalung berlian dapat menjadi…

Review HHRMA Bali, Situs Lowongan Di Bali Terpercaya!

Hhrma Bali adalah sebuah layanan terbaik yang mempertemukan job di bidang hotel dan pariwisata dengan peminat yang sangat banyak. Dalam sektor ekonomi tanah air, tentunya kita sama-sama…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *