Sekarang terlihat bertubuh prpporsional, tak disangka ternyata chef Renatta pernah memiliki masalah berat badan. Rupanya sejak kecil berat badan chef Renatta termasuk yang mudah gemuk tapi mudah juga kurus. Sampai suatu ketika saat duduk di bangku SMA, karena stres dengan sekolah, ditambah jajanan yang enak saat itu, berat badannya bertambah pesat dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

"SMA boom, gue gembrot, gue 74 kg," ujarnya dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Kamis (4/1/2021). "Gue naik jadi 74 (kg) dari 50 (kg)an, in less than a year," ucapnya disertai tawa. Saat menyadari berat badannya sudah tidak wajar lagi, chef Renatta akhirnya mulai menjalani pola makan bersih atau clean eating, tapi tetap masih menambahkan sedikit garam.

"I was eating clean, very clean, garam dikit. Carb gue cuma makan oatmeal yang whole, nasi merah kadang, mostly vegetable and lean protein (protein rendah lemak)," jelasnya. Bersyukurnya, dia tahu cara memasak makanan sehat tanpa harus kehilangan rasanya sehingga tetap enak untuk dinikmati. Selain karena masih makan garam, Chef berusia 26 tahun ini juga memanfaatkan rasa dari bahan makanan yang ada.

Seperti rasa manis dari bawang bombay, dia juga tidak menggoreng makanan melainkan memanggang dan membakar makanannya, karena apapun yang dibakar bisa juga memberikan rasa pada makanan. "You don't have to be depressed when you fat, all you have to do is diet, beres kok," ucapnya. Artikel ini merupakan bagian dari

KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *