Ingin Melakukan Investasi Obligasi Ritel Indonesia? Ketahui Hal ini Terlebih Dahulu

admin 0

Bingung ingin memilih instrumen investasi yang menguntungkan dengan resiko rendah. Obligasi ritel Indonesia bisa menjadi pilihan utama.

Obligasi atau surat utang merupakan salah satu instrumen investasi yang bisa Anda jadikan pilihan, jika kamu sedang mencari investasi dengan resiko yang rendah dan keuntungan berlimpah.

Istilah surat utang diperkenalkan di pasar modal dengan sebutan surat pernyataan utang dari penerbit obligasi terhadap investor yang memegang surat utang. Intinya, perusahaan yang menerbitkan surat utang berstatus sebagai pihak yang berhutang, sedangkan investor berstatus sebagai pihak yang berpiutang.

Di Indonesia sendiri, masa waktu investasi ini sekitar 1 hingga 10 tahun, dalam rentan waktu tersebut, investor akan menerima kupon atau bunga yang diambil dari pokok utang obligasi. Bisa dibayangkan berapa keuntungan yang akan kamu terima setelah jatuh tempo berakhir. Namun, sebelum berpikir terlalu jauh, simak beberapa hal berikut ini sebelum melakukan investasi dalam bentuk surat utang.

Karakteristik Obligasi Ritel Indonesia yang Perlu Diketahui

Jika kamu berniat melakukan investasi dalam bentuk surat utang. Ada baiknya kamu mengetahui berbagai karakteristiknya terlebih dahulu, agar nantinya kamu tidak bingung dengan berbagai istilah-istilah yang akan kamu hadapi. Berikut ini beberapa karakteristik obligasi ritel Indonesia yang perlu dipahami.

  1. Nilai Pari atau Nilai Nominal (Par Value)

Nilai pari adalah nilai pokok yang akan diterima investor ketika waktu jatuh tempo berakhir. Sebagai contoh, jika perusahaan menerbitkan surat utang dengan nilai nominal Rp. 100 juta dengan minimal pembelian Rp. 1 juta. Maka harga awal penjualan akan diubah dalam bentuk persentase menjadi 100 persen. Inilah yang disebut nilai pari.

Surat utang yang sudah dimiliki investor, nantinya bisa diperdagangkan di pasar sekunder dengan harga yang berbeda (fluktuatif). Jika harga awalnya 100 persen, maka kamu bisa menjualnya dengan harga 110, 115 persen atau lebih. Artinya, jika nilai nominalnya sebesar Rp. 1 juta, dan di pasar sekunder bernilai 110 persen, maka kamu akan mendapatkan uang sebesar Rp. 1,1 juta.

  1. Kupon atau Tingkat Bunga (Coupon Bond/Interest Rate)

Kupon atau tingkat bunga merupakan suku bunga yang akan disertakan dalam nilai pari yang nantinya akan dibayarkan ke investor. Pembayaran kupon umumnya akan dilakukan dalam periode waktu tertentu, umumnya tiap 3 hingga 6 bulan.

Sekedar informasi, kupon surat utang terbagi menjadi fixed coupon (kupon tetap) dan floating coupon (kupon mengambang). Kupon tetap mempunyai besaran yang sama dari awal ditetapkan hingga jatuh tempo berakhir. Sementara kupon mengambang mempunyai besaran yang dipengaruhi oleh suku bunga acuan (BI rate).

  1. Waktu Jatuh Tempo (Maturity Date)

Waktu jatuh tempo merupakan waktu bagi investor untuk mendapatkan kembali nilai nominal dari pihak penerbit surat utang. Penetapan waktu jatuh tempo akan berbeda-beda tiap penerbit, baik itu perusahaan atau negara. Ada yang 1 tahun, ada juga yang 10 tahun.

Yang menjadi pembeda antar waktu jatuh tempo adalah resiko dan keuntungannya. Jika waktu jatuh temponya singkat, resikonya akan lebih kecil karena mudah diprediksi, namun keuntungannya tidak besar. Begitu pula sebaliknya.

  1. Penerbit atau Emiten (Issuer)

Penerbit adalah pihak yang mengeluarkan surat utang. Sebelum kamu melakukan investasi dalam bentuk surat utang, ada baiknya kamu mencari penerbit yang mempunyai track record bagus. Perusahaan dengan track record bagus berarti mereka bisa melakukan pembayaran kembali setelah waktu jatuh tempo berakhir.

Nah, jika kamu ingin mencari penerbit surat utang yang mempunyai track record bagus, kamu bisa membeli obligasi pemerintah. Karena negara mempunyai kemampuan sendiri untuk mengembalikan nilai nominal beserta suku bunga saat waktu jatuh tempo berakhir.

Kamu juga bisa melirik produk obligasi ritel Indonesia yang ditawarkan DBS Indonesia. Selain mempunyai track record yang bagus, juga ada berbagai penawaran yang menguntungkan. Seperti cash reward hingga Rp. 4,5 juta buat kamu yang melakukan investasi mulai dari Rp. 20 juta.

Keunggulan Utama Produk Obligasi Ritel Indonesia dari digibank by DBS

Selain adanya penawaran cash reward, ada juga berbagai keunggulan yang ditawarkan digibank by DBS. Adapun keunggulan produk obligasi ritel Indonesia sebagai berikut:

  1. Layanan 24/7 via Aplikasi

Hadirnya Aplikasi digibank by DBS akan membuat transaksi penyetoran investasi lebih mudah. Layanan yang aktif selama 24 jam akan membuatmu bisa melakukan penyetoran dimana saja dan kapan saja.

  1. Mendapatkan Imbalan Kupon Tetap

Tingkat bunga atau kupon yang digunakan digibank by DBS adalah fixed coupon. Dengan begitu kamu akan menerima pendapatan tetap dari pembayaran kupon.

  1. Jumlah Minimal Investasi Rp. 1 Juta

Tidak perlu bingung dengan gaji yang sedikit, sebab kamu bisa melakukan investasi mulai dari Rp, 1 juta saja.

  1. Investasi Rendah Resiko dan Menguntungkan

Layaknya keuntungan investasi dalam bentuk surat utang. DBS Indonesia juga menawarkan produk dengan resiko rendah dengan keuntungan yang lebih tinggi dari deposito.

Itu dia beberapa keunggulan produk obligasi retail Indonesia yang ditawarkan oleh DBS Indonesia. Dengan membeli surat utang dari penerbit yang terpercaya. Keuntungan yang kamu terima akan terjamin.

 

 

 

Sumber:

https://www.cermati.com/artikel/mau-berinvestasi-obligasi-ketahui-ini-terlebih-dahulu

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *