Kecantikan

15 Obat Penghilang Jerawat Paling Ampuh

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang tidak hanya menimpa kaum remaja, namun juga sering mengganggu orang dewasa baik perempuan atau laki-laki.

Oleh sebab itu obat penghilang jerawat selalu diburu di segala penjuru, mulai dari yang murah hingga yang mahal. Munculnya beragam variasi obat jerawat ini disebabkan karena sebagian orang cocok dengan menggunakan obat tersebut.

Jerawat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari bakteri, penyumbatan kosmetik di kulit, hingga produksi minyak berlebih. Oleh sebab itu agar jerawat bisa hilang dengan mudah, seseorang harus menyesuaikan obat dengan penyebab jerawat yang diderita, ataupun jenis kulit yang dimiliki, mulai dari obat alami, kimia, hingga salep.

Obat Penghilang Jerawat Dengan Bahan Alami

Obat jerawat dengan bahan alami menjadi pilihan yang tepat bagi seseorang yang memiliki kulit sangat sensitif, karena obat alami memiliki efek samping yang lebih sedikit bagi tubuh.

Namun kekurangannya ada pada penggunaannya yang butuh konsistensi dan kesabaran untuk memperoleh hasil maksimal. Berikut ini berbagai obat dari bahan alami untuk jerawat.

1. Garam

Obat jerawat dengan Garam

Penggunaan garam sebagai obat untuk penghilang jerawat sudah dikenal sejak zaman dahulu, karena kandungan antibakteri yang ada di dalamnya.

Cara pengaplikasiannya pun cukup mudah yakni dengan mencampurkan satu sendok garam dalam satu gelas air hangat lalu digunakan untuk membasuh muka dan didiamkan beberapa saat.

Namun bagi sebagian orang cara ini cukup tidak nyaman, sehingga bisa juga diaplikasikan dengan memoleskan air garam pada area yang berjerawat saja.

Penggunaan air garam secara rutin akan mengurangi jerawat, namun banyak yang enggan menggunakan cara ini karena air garam dirasa terlalu perih di wajah dan sangat menyakitkan untuk mengatasi jerawat.

2. Bawang Putih

obat jerawat bawang putih

Menggunakan bawang putih sebagai obat untuk menghilangkan jerawat sudah terbukti secara ilmiah, karena dalam bawang putih terdapat kandungan allicin yang bermanfaat untuk anti radang dan antioksidan. Selain itu allicin juga mampu membunuh berbagai jenis bakteri dan virus.

Cara menggunakan bawang putih untuk penghilang jerawat adalah dengan memotong bawang menjadi beberapa bagian.

Pada bagian yang terpotong tadi dioleskan ke jerawat dan didiamkan beberapa menit, namun jika ingin menghilangkan dari dalam, bawang putih juga bisa dimakan langsung dengan cara dihaluskan terlebih dahulu.

3. Air Lemon

obat jerawat Air Lemon

Obat alami selanjutnya adalah air lemon yang mengandung vitamin C dan senyawa astrigent untuk mengurangi minyak. Selain itu lemon juga bersifat antiseptik dan antiradang yang bisa digunakan untuk menghilangkan jerawat dengan cara mencampurkan air lemon dengan madu, lalu dioleskan pada wajah yang berjerawat.

4. Cuka Apel

obat jerawat Cuka Apel

Cuka apel juga bisa digunakan sebagai obat untuk penghilang jerawat karena memiliki kandungan yang bisa menghilangkan bakteri hingga 90 persen. Cara menggunakannya cukup dengan mencampurkan cuka apel ke dalam air lalu digunakan untuk mencuci wajah.

5. Madu

obat jerawat Madu

Sama dengan obat alami lainnya, madu juga mengandung antiseptik, antibakteri, dan hidrogen peroksida, serta efek anti radang yang terkandung di dalam madu. Penggunaanya pun paling mudah dibandingkan dengan obat alami lainnya, yakni langsung dioleskan pada wajah karena aman dan tidak menyebabkan kulit iritasi.

Obat Penghilang Jerawat Dengan Bahan Kimia

Bagi seseorang yang ingin menghilangkan jerawat lebih cepat, dan memiliki wajah yang tidak terlalu sensitif, maka obat penghilang jerawat berbahan kimia bisa dicoba, namun, tetap harus memperhatikan kandungan obat karena beberapa orang alergi dengan kandungan tertentu, berikut beberapa obat kimia penghilang jerawat.

1. Kapsida

obat penghilang jerawat kapsida

Obat berbentuk kapsul ini sebenarnya tidak hanya sebagai obat jerawat, melainkan untuk membersihkan darah kotor yang ada dalam tubuh. Namun kandungan kapsida yang memiliki aktivitas antibakteri dengan sangat baik inilah yang mampu menghilangkan jerawat, bahkan mencegahnya untuk muncul kembali.

2. Acnor

obat jerawat Acnor

Obat kimia yang berasal dari ekstrak biji kiwi ini cukup ampuh menghilangkan jerawat, walaupun acnor mengklaim sebagai obat herbal, namun proses pencampuran di dalamnya juga menggunakan proses kimia. Selain dalam bentuk tablet, acnor juga berbentuk liquid yang bisa dioleskan pada wajah berjerawat.

3. Nutrafor

obat jerawat Nutrafor

Obat untuk penghilang jerawat berbahan kimia  yang juga terkenal ampuh adalah nutrafor yang mengandung Salix Alba Bark untuk mengurangi peradangan akibat jerawat.

Selain itu bekas jerawat yang berwarna hitam juga bisa disamarkan karena mengandung alantoin. Harga obat ini cukup terjangkau sehingga tidak ada salahnya untuk mencoba tanpa khawatir rugi.

4. Doksisiklin

obat jerawat Doksisiklin

Pada dasarnya doksisiklin bukanlah obat khusus untuk jerawat, melainkan golongan obat antibiotik tetrasiklin yang bisa mengobati beberapa infeksi bakteri seperti infeksi paru-paru, saluran kemih, infeksi menular seksual, dan kulit termasuk di dalamnya.

5. Klindamisin

obat jerawat Klindamisin

Sama dengan doksisiklin, klindamisin juga termasuk salah satu obat antibiotik untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri. Namun, jika ingin menggunakan klindamiksin sebagai obat penghilang jerawat maka harus melakukan konsultasi kepada dokter agar tidak terjadi efek samping lainnya yang membahayakan tubuh.

Obat Penghilang Jerawat Berbentuk Salep

Jenis obat yang paling praktis untuk menghilangkan jerawat adalah jenis obat salep, karena tidak menyebabkan efek samping di dalam tubuh.

Walaupun demikian, obat untuk jerawat berbentuk salep juga bisa menyebabkan iritasi pada kulit jika jenis kulit yang digunakan terlalu sensitif, beberapa jenis salep jerawat yang ampuh diantaranya.

1. Salicylid Acid

Salicylid Acid

Salisil terkenal sebagai obat gatal dan iritasi kulit, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa kandungannya juga efektif untuk menghilangkan jerawat. Asam salisilat ada yang berbentuk tabur sebagai bedak dan ada juga yang berbentuk salep.

Untuk mengatasi jerawat, maka gunakan bentuk salep yang bisa dioleskan langsung pada jerawat, agar dapat menghilangkan bakteri.

2. Retinoid

obat jerawat Retinoid

Retinoid berfungsi untuk menggantikan kulit mati dengan sel kulit baru, sehingga kulit yang rusak akibat munculnya jerawat bisa diperbaiki.

Dengan penggunaan secara rutin dan sesuai dosis, maka jerawat tidak hanya diobati, namun juga bisa membersihkan bekas jerawat yang mengganggu penampilan.

3. Benzoyl Peroxide

obat jerawat Benzoyl Peroxide

Benzoyl Peroxide merupakan salah satu obat luar yang diformulasikan khusus untuk mengatasi jerawat, dengan kandungan antibiotik yang mampu mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab jerawat.

Obat penghilang jerawat ini terbilang ampuh dibandingkan dengan salep jenis lainnya dan sangat mudah didapatkan karena merupakan salah satu jenis obat bebas.

Baca juga: Review 3 Produk Emina Bright Stuff dan Manfaat Di Dalamnya

4. Azelaid Acyd

Azelaid Acyd

Keunggulan dari azelaid acyd dibandingkan jenis obat jerawat lainnya adalah campuran kandungan alami dan kimia yang ada di dalamnya sehingga aman untuk kulit sensitif.

Kandungan yang ada di dalamnya meliputi gandum, barley, dan asam azelat yang memiliki efek anti inflamasi dan anti bakteri.

5. Pi Kang Shuang

obat jerawat Pi Kang Shuang

Salah satu obat jerawat yang sudah digunakan sejak zaman dahulu adalah salep Pi Kang Shuang yang memiliki ciri khas warna kemasannya yang berwarna hijau dengan tulisan China. Harga salep ini cukup terjangkau, namun beberapa pengguna tidak cocok menggunakan produk ini karena jenis kulit yang sensitif.

Demikianlah 15 obat jerawat yang paling ampuh untuk dicoba, sesuai dengan jenis kulit. Namun sebelum memutuskan untuk memilih salah satu produk kimia atau salep, alangkah baiknya untuk mencoba produk herbal dan menggunakannya secara rutin agar lebih aman bagi tubuh.

Jika dalam jangka waktu yang lama obat penghilang jerawat alami tidak mengalami efek perubahan, barulah mencoba produk kimia yang sudah dikonsultasikan dengan dokter.

Show More

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close