‘Karma’ Zlatan Ibrahimovic Bikin AC Milan Alami Kerugian Jelang Derby Della Madonnina

admin 0

AC Milan alami kerugian akibat 'karma' dari Zlatan Ibrahimovic jelang pertandingan Derby Della Madonnina hadapi Inter Milan. Duel Inter Milan vs AC Milan bakal tersaji di Stadion Giuseppe Meazza dalam lanjutan Liga Italia pekan keempat, Sabtu (17/10/2020). Jelang pertandingan Derby Della Madonnina, AC Milan malah diterpa kabar buruk akibat 'karma' yang dilakukan oleh Zlatan Ibrahimovic.

Zlatan Ibrahimovic melalui cuitan twitternya diketahui pernah menunjukkan arogansinya soal Covid 19. Ia bahkan menantang bahwa virus yang bersumber dari China itu tak akan mempan terhadap dirinya. Namun arogansi yang dilakukan oleh pemain 38 tahun tersebut berimbas karma bagi dirinya sendiri.

Zlatan Ibrahimovic justru terkena bumerang akibat cuitannya tersebut dengan dinyatakan positif Covid 19. Dilansir dari laman , striker berusia 39 tahun ini dinyatakan kembali positif, padahal sudah sempat lakukan masa karantina selama dua minggu lamanya. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Ibrahimovic telah melakukan tes kedua dan dinyatakan masih terinfeksi Covid 19.

Kondisi tersebut membuat sang pemain mau tak mau memiliki kenyataan pahit untuk absen menghadapi Inter Milan. Terdapat satu syarat jika ingin Ibrahimovic dapat kembali bersama tim AC Milan, yakni tes sebanyak dua kali dan dinyatakan negatif Covid 19. Tanpa adanya sosok striker kawakan ini sejatinya bisa menjadi pukulan telak untuk Rossoneri.

Secara mereka akan melawan Inter Milan yang akan diperkuat oleh beberapa pemain andalan seperti Romelu Lukaku, Lautaro Martinez, dan Alexis Sanchez di lini depan. Kondisi tersebut tentu timpang dengan apa yang terjadi bagi AC Milan. Tanpa Ibrahimovic, lini serang Rossoneri dalam kondisi mengkhawatirkan.

Setidaknya mereka tak memiliki pelapis maupun deputi yang sekelas milik Inter Milan. Jika Inter memiliki deputi pada diri Alexis Sanchez, maka Rossoneri hanya memiliki Ante Rebic yang dapat diandalkan. Namun pemain Kroasia itu lebih banyak beroperasi di posisi winger.

Sedangkan untuk striker murni, Stefano Pioli selaku pelatih kepala AC Milan hanya memiliki tiga striker belia. Ketiganya ialah Rafael Leao (21), Lorenzo Colombo (18) dan Daniel Maldini (18). Kondisi tersebut tentu menjadikerugian bagi AC MIlan jelang pertandingan Derby Della Madonnina.

Meskipun tanpa daya magis Ibracadabra, klub bermarkas di San Siro ini setidaknya punya beberapa keuntungan. Di antaranya Rossoneri memiliki catatan impresif di lini pertahanan. AC Milan mampu mencatatkan clean sheet dalam tiga laga awal di Liga Italia.

Sedangkan untuk urusan tren permainan, AC Milan mampu membukukan tiga kemenangan dalam kampanye awal mereka di Liga Italia musim ini.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *