Waspada Penyebab Diare Pada Bayi dan Ketahui Langkah Pertolongan Pertamanya Berikut Ini!

admin 0

Diare merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering menyerang seorang bayi. Meskipun sudah biasa sebagai orang tua yang melihat anaknya mengalami masalah tersebut pasti akan merasa khawatir apalagi melihat kondisi yang masih kecil.

 

Sebagai orang tua memang harus paham apa yang terjadi pada anak jangan sampai terlambat. Dengan begitu akan lebih mudah untuk segera melakukan pertolongan pertama dan sakit tidak begitu lama dirasakan. Lalu pada bayi, apa yang menjadi penyebab diare sesungguhnya? Karena makan yang masih minim dan aktivitas tidak banyak.

 

Di Indonesia sendiri angka kematian bayi akibat terserang masalah diare bisa dikatakan cukup tinggi di dunia. Ini tentu menjadi sebuah kenyataan yang harus diwaspadai bagi seorang ibu, apalagi ibu baru yang masih minim pengetahuan.

 

Hal itu tentu karena penanganan yang kurang tepat dan terlambat mengetahui kondisi dari si kecil yang sedang mengalami masalah. Tentu Kamu sebagai orang tua tidak ingin menambah deretan panjang angka kematian tersebut bukan? Makanya sebelum terlambat lakukan terbaik bagi si kecil.

 

Banyak hal yang perlu diwaspadai supaya lebih berhati-hati, bagi orang tua dengan si kecil yang masih sangat rentan terhadap berbagai serangan penyakit. Untuk diare sendiri biasanya menyerang bayi karena disebabkan oleh beberapa hal seperti:

 

  1. Adanya infeksi yang terjadi pada usus akibat virus, bakteri ataupun parasit yang masuk.
  2. Mengalami keracunan makanan khusus, ini bagi bayi yang sudah mulai makan atau MPASI.
  3. Terlalu banyak mengkonsumsi jenis buah ataupun sayur dengan kaya serat tinggi.
  4. Alergi pada jenis makanan atau obat tertentu.
  5. Intoleransi pada jenis susu sapi.

 

MPASI merupakan awal si kecil beradaptasi dengan berbagai jenis makanan baru di dunia ini, tentu sebagai orang tua harus memperhatikan setiap detailnya. Ada beberapa anak yang kondisinya memang rentan terhadap diare akibat pencernaan yang kurang pas menerima makanan baru. Bagi yang sudah memulai untuk makan, pastikan ketika terserang diare hindari jenis makanan yang mengandung serat tinggi. Selain itu juga jenis makanan berminyak yang dapat memperburuk kondisi kesehatan bayi akibat diare. Karena untuk pengobatan ataupun pertolongan pertama perlu memperhatikan usia si kecil terlebih dahulu.

 

Tidak seperti orang dewasa yang umumnya akan lebih sering bolak-balik toilet ketika diare menyerang. Untuk bayi karena komunikasi hanya dengan menangis pasti rewel menjadi salah satu tanda awal muncul. Selain penyebab diare seperti diatas, orang tua juga perlu paham apa saja gejala awal munculnya diare supaya segera bisa melakukan tindakan pengobatan. Pada bayi biasanya bisa dilihat dari beberapa hal seperti:

 

  1. Frekuensi buang air besar yang lebih banyak dari pada normalnya.
  2. Jenis atau wujud dari feses tidak seperti biasa lebih cair atau berlendir.
  3. Aroma yang dikeluarkan tidak enak bahkan seperti aroma busuk menyengat.
  4. Ada bunyi yang tidak biasa dalam perut si kecil.
  5. Panas tinggi namun tidak semua bayi mengalami tanda ini.
  6. Rewel yang susah untuk ditolong.

 

Memiliki bayi memang membuat orang tua harus belajar banyak memperhatikan kondisi, keseharian untuk mengenal apa yang sedang dialami oleh si kecil. Dengan begitu tanda awal diketahui lalu langsung lakukan pertolongan. Diare yang membuat bayi rewel tidak perlu untuk diobati langsung selagi masih dalam batas normal, karena bayi belum dianjurkan untuk konsumsi obat. Namun jika diare terus tidak berhenti bisa coba konsultasikan dengan dokter ahli terlebih dahulu.

 

Ada satu tambahan lagi yang ingin saya berikan pada artikel ini yaitu tempat yang bisa memberikan informasi lebih banyak tentang diare, dan website tersebut adalah diarepedia yang dimana disana banyak sekali artikel – artikel yang membahas tentang diare, mulai dari pencegahan, obat, tips – tips menarik yang bisa menambah pengetahuan lebih banyak lagi tentang diare.

 

Untuk mengetahui penyebab diare atau hal lain yang berhubungan dengan diare, diarepedia adalah tempatnya, jadi jangan sungkan untuk berkunjung ke website tersebut. Terima kasih sudah membaca artikel dan informasi yang sudah saya buat di atas semoga berguna dan bermanfaat, sampai berjumpa lagi di kesempatan yang akan datang.

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *